Tak nampak sejejakpun dia pergi
tak terciumpun kemana dia berdiri.
sesungguhnya dia masih disini,
masih bersama hangatnya mentari pagi
bersama rembulan si penenang hati
bersama alam yang menyapa sepi
Seperti angin yang tak nampak
seperti hujan yang tak terduga.
Bersama dengan peluh yang menghujan
bersama kata yang terucap
ya, dia masi disini.
masih bersama usaha tiada henti
masih bersama derasnya hujan
masih menunggu kapan asa itu terjadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar